Netralitas ASN Harus Dipatuhi dan Diawasi

Pusat Studi Politik dan Pemerintahan Indonesia (Puspolrindo) mengadakan kegiatan Webinar pada hari Sabtu, 28 Oktober 2023. Webinar kali ini mengusung tema “Netralitas ASN Dalam Pemilu (Menuju Pilkada Kabupaten Manggarai Timur 2024). Webinar kali ini dihadiri oleh beberapa narasumber yaitu dari unsur ASN dan dari unsur Partai Politik serta direktur eksekutif Puspolrindo.

Dalam penjelasan yang disampaikan oleh Salah satu Narasumber, Mikael Nardi menjelaskan perihal pentingnya netralitas ASN dalam pemilu karena itu sudah diatur dalam UU No.5 Tahun 2014.

“Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara menjelaskan tentang prinsip atau asas yang harus dipatuhu oleh ASN dengan tidak terlibat dalam politik praktis karena ASN itu harus netral dan fokus dalam pelayanan publik agar tidak terjadi konflik kepentingan,” ujar Mikael Nardi selaku Calon Anggota DPRD Kab. Manggarai Timur Tahun 2024.

Hal itu pun dipertegas lagi oleh Fransiskus Gero sebagai pemateri kedua menjelaskan ASN selalu netral karena itu sudah diatur dalam UU No. 5 Tahun 2014 dan PP No. 94 Tahun 2021.

“Kami dari ASN selalu mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 dan undang-undang nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara. Kedua peraturan tersebut sangat detail menjelaskan tentang ASN dilarang ikut serta dalam politik dan itu kami jalankan di Kabupaten Manggarai jika ada yang melanggar kedua aturan itu maka akan dikenakan sanksi ringan atau sanksi berat dalam bentuk pemecatan,” tegas Fransiskus Gero.

Sementara Direktur eksekutif Pusat Studi Politik dan Pemerintahan Indonesia, Yohanes Oci mengucapkan terimakasih kepada kedua pemateri dan kepada seluruh peserta Webinar yang ikut dalam diskusi kali ini. Ia berharap agar implementasi UU No. 5 Tahun 2014 dan PP No. 94 Tahun 2021 menjadi acuan dan landasan hukum dalam menjaga netralitas ASN disetiap kali menuju pemilu ataupun Pilkada.

“Saya sangat apresiasi kepada kedua pemateri kita ini, keduanya berasal dari dua latar belakang yang berbeda yakni sebagai ASN dan sebagai akademisi sekaligus politisi. Dan saya ucapkan terimakasih kepada seluruh peserta webinar yang ikut dalam diskusi kali ini karena ini lah forum intelektualitas kita untuk mendorong generasi muda untuk ambil bagian dalam pengawasan pemilu lebih khusus menjaga netralitas ASN,” tegas Yohanes Oci selaku Direktur eksekutif Puspolrindo.

Lebih lanjut dalam penjelasannya bahwa kegiatan ini sebagai langkah awal bagi Puspolrindo untuk ikut andil dalam kecerdasan anak bangsa dan kemajuan ekonomi bangsa melalui Pemilu yang mengedepankan asas LUBERJURDIL. Karena asas itu akan mendorong lahirnya pemimpin yang punya karakter baik dan pemimpin yang visioner.

“Kegiatan ini adalah kegiatan perdana Puspolrindo untuk ikut andil dalam membangun peradaban politik bangsa kita kedepannya. Saya mengajak kepada seluruh generasi muda untuk berpartisipatif aktif dalam pemilu dan aktif dalam menjaga pemilu yang taat asas atau taat pada prinsip yakni LUBERJURDIL,” tutupnya.

Please follow and like us:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top