KOMUNITAS IMPACT GENERATION HADIR DALAM PENERAPAN NILAI-NILAI LUHUR CINTA KASIH GEREJA

Serang Kota, Banten. Komunitas Impact Generation Universitas Pamulang Serang mengadakan pembagian takjil kepada anak jalanan, ojek online, dan pengguna jalan lainnya di sekitaran jalan Terminal Bus Pakutan Kota Serang pada hari Jumat, 15 Maret 2024 yang dimulai pukul 17.00 WIB.

Pembagian takjil itu dilatarbelakangi oleh semangat toleransi sebagai buah kasih dari ajaran gereja yang mengakar pada seluruh umat Katholik maupun Kristen Protestan.

Impact Generation terus berbenah diri walaupun dalam ruang lingkup komunitas skala kecil yang hidup di Kota Santri dengan berpedoman pada nilai-nilai luhur ajaran gereja agar terus menebarkan kasih dan perdamaian sebagai implementasi nyata dalam kehidupan bermasyarakat plural.

Selon selaku ketua pelaksana dalam kegiatan tersebut mengutarakan jika kegiatan tersebut adalah bentuk wujud nyata kehadiran Gereja dalam menerapkan nilai-nilai cinta kasih kepada sesama.

“Ini sebagai bentuk wujud nyata dari nilai-nilai Gereja yaitu penerapan hukum cinta kasih ditengah masyarakat yang plural,” ujar Selon Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unpam Serang ini (15/03/2024).

Selain itu Tanti Sri Mayuni bertindak sebagai pemandu kegiatan berujar jika kegiatan itu berjalan dengan lancar dan disambut antusias oleh warga setempat yang menerima takjil yang dibagikan oleh anggota komunitas.

“Puji Tuhan kegiatannya berjalan dengan lancar, kami sangat terharu karena adanya rasa antusias tinggi dari warga setempat yang menerima paket takjil yang dibagikan oleh anggota komunitas kami ini,” imbuh Tanti Sri Mayuni.

Sementara Evelin Cabui selaku salah satu pembina Impact Generation menegaskan bahwa kegiatan itu dilaksanakan sebagai bentuk implementasi pemberian nilai moral yang harus diajarkan kepada seluruh mahasiswa yang beragama Kristen di lingkungan Unpam Serang Banten.

“Ini bentuk wujud nyata implementasi dari nilai moral yang harus kita dorong kepada seluruh mahasiswa Nasrani kita di Unpam Serang ini agar terus berbagi dan menebarkan cinta kasih kepada siapa pun,” papar Evelin Cabui pembina Impact Generation dan juga dosen FISIP Unpam Serang.

Evelin Cabui dan Yohanes Oci selaku pembina dari komunitas Impact Generation mempunyai komitmen untuk mengembangkan komunitas ini ke skala besar dan berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi dari seluruh anggota terutama dalam dunia literasi jurnalistik.

Dalam keterangannya Yohanes Oci berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi dari seluruh anggota Impact Generation terutama dalam hal literasi jurnalistik.

“Agenda kita kedepannya lebih kepada pelatihan jurnalistik terutama dalam penulisan berita. Nanti akan diajarkan bagaimana penulisan opini dan penulisan berita sebagai karya jurnalistik yang tentunya berpedoman pada kode etik jurnalistik sebagaimana tertuang dalam undang-undang nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers,” tegas Yohanes Oci ketika dimintai keterangannya melalui telepon selulernya.

Ditegaskannya dalam pelatihan nanti materi yang diajarkan terkait dengan plagiarisme, fabrikasi data, dan falsifikasi data.

“Rencana materinya nanti tentu berkaitan dengan kode etik jurnalistik yaitu lebih kepada pengenalan apa itu plagiarisme, fabrikasi data, dan falsifikasi data serta bahaya nya bagi seorang jurnalis. Selain itu tentu menjelaskan juga perihal undang-undang ITE untuk menghindarkan jurnalis dari jeratan hukum dalam publikasi karya nya,” sambungnya.

“Berkarya dalam ruang yang sunyi dan senyap itu adalah esensi dari perjuangan. Jangan berkarya dengan tujuan fragmatisme dengan mengebirikan nilai-nilai kehidupan. Kita berkarya nanti Tuhan akan melihat dan menilainya,” tutupnya.

Impact Generation ini dibentuk pada tahun 2023 dengan spirit awal menjalin tali persaudaraan dalam mengembangkan hukum cinta kasih. Impact Generation ini akan terus berkembang dan berbenah diri serta melakukan evaluasi agar tetap berdiri kokoh sebagai sebuah himpunan yang mengakar dengan nilai-nilai luhur Gereja.

Please follow and like us:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top