Hubungan Capres Terpilih Prabowo dan Presiden Jokowi dalam Proyek Strategis Nasional

Oleh: Rizal Fikri Yuslihun, Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang

Pesiden terpilih Prabowo Subianto diyakini banyak pihak akan tetap melibatkan Presiden Jokowi dalam penyusunan kabinet untuk periode 2024-2029. Keterlibatan Jokowi memang sudah sangat terasa sejak Prabowo menggandeng putra Presiden Jokowi yaitu Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangannya pada pemilu presiden (Pilpres) 2024. Tak heran jika Pemerintahan Prabowo ke depan diyakini akan ada nama-nama menteri yang dicap sebagai orang kepercayaan Jokowi. Karena memang sejak awal Presiden Jokowi ingin tongkat estafet kekuasaannya dilanjutkan dikarenakan masih banyaknya Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memang masih belum rampung dan harus dilanjutkan.

Proyek Strategis Nasional, Ibu Kota Nusantara

Salah satu Proyek Strategis Nasional yang sangat menyita perhatian publik adalah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), hal mana menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Pemerintah telah mengucurkan dana sebesar Rp.4,3 triliun untuk pembangunan IKN di Kalimantan Timur. Anggaran tersebut dikeluarkan pemerintah sejak awal Januari hingga akhir Maret 2024, total secara keseluruhan tahun ini sebesar Rp.39,6 triliun. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, alokasi anggaran IKN pada tahun 2022 lalu sebesar Rp.5,5 triliun. Jumlah tersebut naik di tahun 2023 sebesar Rp.27 triliun dan di tahun ini sebesar Rp.39,6 triliun. Para pekerja kontruksi di IKN juga terus digenjot dikarenakan Presiden Jokowi ingin Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia dapat digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 17 Agustus 2024 mendatang.

Pengaruh Politik Jokowi

Di balik itu, selain untuk mengamankan beberapa Proyek Strategis Nasional agar tetap berjalan dan selesai. Presiden Jokowi diyakini banyak pihak akan terlibat dalam Pemerintahan Prabowo agar pengaruh politiknya tetap ada dan masih bisa memainkan peran penting dalam kancah perpolitikan nasional. Upaya keterlibatan tersebut dapat kita bisa lihat dengan terpilihnya Gibran sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) 2024-2029. Hal ini membuktikan bahwa pengaruh politik Jokowi masih kuat di kalangan elit dan masyarakat. Bahkan penulis menilai pengaruh Jokowi dalam perpolitikan nasional masih akan bertahan sampai 5-10 tahun ke depan dikarenakan sudah banyaknya pembangunan infrastuktur yang dilakukan Jokowi selama dua periode kepemimpinannya, dan ini sangat memengaruhi persepsi publik terhadap kepemimpinan dirinya baik positif dan negatif secara bersamaan. (*)

Please follow and like us:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top